Pilkasis SMK antartika 2 Buduran Sidoarjo Manfaatkan E Voting Hasilnya Sangat Efisien

Sidoarjo Pos-Kreasi dan inovasi bagi lembaga pendidikan dan para siswa-siswinya terus digalakkan.  Termasuk dalam memanfaatkan sarana dan prasarana yang sudah ada akan sangat membantu meringankan beban keperluan sekolah. Seperti yang dilakukan oleh SMK Antartika 2 Buduran, Sidoarjo ini, yakni telah memanfaat ruang lab komputer yang sudah ada digunakan untuk Pemilihan Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (Pilkasis) secara E Voting.

           Kepala SMK Antartika 2 Buduran, Imam Jawahir menjelaskan dari segi efisiensi yang didapat diantaranya tinggal membuatkan program/aplikasinya, karena komputer dan jariangan juga telah tersedia. Kecepatan waktu ini juga sangat penting karena tidak mengganggu jam pelajaran para siswa. “Dan yang lebih penting tidak menggunakan kerja sama sekali. Kalau menggunakan kertas/surat suara tentu biayanya akan lebih mahal, karena jumlah siswa kami yang ikut pilihan sada sekitar 2.000 siswa,” jelas Imam Jawahir, tadi siang

          Selain itu, menurut Pak Imam_sapaan akrabnya, bahwa Pilkasis ini juga memberikan pembelajaran bagi anak-anak jika nanti sudah lulus, mungkin ada yang menjadi panitia Pilkades bisa menawarkan ada program yang sangat murah dan praktis. Programnya juga sangat sederhana tidak rumit dan murah. “Saya berharap pada pemerintah bisa memanfaatkan ini,” harapnya.

       Pada Pilkades maupun Pilgub, jika desa tidak mempunyai komputer bisa bekerjasama dengan sekolah-sekolah yang ada di sekitarnya. Hampir semua sekolah, khususnya SMK sudah berbasis UNB (Ujian Berbasis Komputer). “Jadi bisa dikerjasamakan dengan sekolah-sekolah di sekitarnya untuk melaksanakan E Voting,” jelas Imam Jawahir.

    Sementara itu Ketua OSIS Siti Nuraini mengaku kalau teman-teman pengurusnya itu selalu mempunyai banyak inovasi, diantaranya adalah dengan menggunakan Pilkasis ini. Kalau banyak hal-hal baru tentunya tidak akan membuat teman-teman bosan di sekolah. “Termasuk menggunakan Pilkasis secara E Voting ini merupakan hal yang sangat baru, karena selama ini masih menggunakan manual, dan jalannya sangat lambat, harus menggunakan kertas dan lain-lain,” jelas Siti Nur Aini yang digantikan dengan Ketua OSIS yang baru Azza Firdaus Ahla kelas XI Perbankan 1. as

 

Komentar