PK PMII Al Khoziny Berbagi di Bulan Suci

Nampak suasana berbagi di Yayasan Al Kahfi.as

Buduran, Tidak mau kehilangan kesempatan emas di bulan yang suci Ramadhan ini, banyak warga saling berbagi kepada sesama. Tak terkecuali para mahasiswa dari PK PMII (Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) Al Khoziny Buduran Sidoarjo kepada Yayasan Panti Asuhan Yatim dan Piatu Al Kahfi di Desa Kemiri Sidoarjo.

            Pengurus PK PMII Al Khoziny, Rahmat Hidayat mengatakan kalai di bulan ramadhan ini setiap muslim berlomba-lomba untuk mendapatkan berkah dari Tuhan dengan berbagai cara. Setiap muslim seakan berlomba mengadakan aksi kebaikan sosial keagamaan, sampai bisa dikatakan tidak ada orang yang kekurangan saat bulan ramadhan.

Seolah tak ingin ketinggalan menggapai prestasi di bulan suci kali ini, itulah yang dilakukan oleh para mahasiswa PMII Al Khoziny Buduran Sidoarjo. Mereka meninggalkan kebahagiaan berbuka puasa bersama keluarga, hanya untuk berbagi kebahagiaan berupa aksi sosial di Yayasan Panti asuhan Yatim dan Piatu Al Kahfi di Desa Kemiri Sidoarjo.

Para mahasiswa beranggapan, amat sangat disayangkan sekali sekiranya Ramadhan yang  kita pahami kemulian dan keutamaannya, berlalu tanpa kebaikan untuk mereka. “Anak-anak yatim, merupakan amanah Tuhan yang dititipkan kepada kita,” katanya.

Di samping itu, mereka adalah bagian dari potret kehidupan yang menggambarkan, bahwa sesungguhnya ‘sangat tidak nyaman’ ketika seorang anak tidak memiliki orang tua sebagai pelindung, memberinya makan dan pakaian, dan hal kebahagiaan yang lainnya. “Inilah yang menjadi prinsip terlaksananya kegiatan tersebut, “ jelas Rahmat Hidayat, pada(18/06/2016).

Kondisi tersebut juga dirasakan oleh para aktivis PMII Al Khoziny yang kebanyakan berada jauh dari keluarga. Anak-anak yatim juga merupakan bagian dari ujian terhadap keimanan kita, akan pentingnya berbagi dan berkasih sayang. “Merekalah sumber cahaya, yang dapat melunakkan hati yang keras, mengenyahkan sifat-sifat bakhil/kikir terhadap harta, serta menjadi sarana bagi dibukanya pintu-pintu rezeki,” pungkas Rahmat Hidayat. as

Komentar