PKB Gerakkan Ribuan Relawan Untuk Memenangkan Paslon Muhdlor Ali-Subandi

Paslon dan partai pendukungnya saat deklarasi untuk menang Pilkada 2020. agi

Sidoarjopos-Paslon Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo dengan  urut 2, agar bisa memenangi dalam Pilkada 9 Desember 2020 nanti, oleh PKB sebagai pengusungnya akan digerakkan ribuan relawan, dari semua elemen ujungtombak penjuru desa-desa.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Ketua DPC PKB Sidoarjo Anik Maslachah dalam orasinya saat Deklarasi Pemenangan Paslon nomer urut 2 dalam Pilkada Sidoarjo 2020.   Prosesi Deklarasi tersebut telah diikuti oleh jajaran Dewan Syuro dan Tanfidz DPC PKB Sidoarjo, anggota Fraksi PKB DPRD Kabupaten Sidoarjo, DPAC PKB se-Sidoarjo dan semua Banom NU.

Hadir pula dalam deklarasi ini, jajaran pengurus DPC Partai NasDem Kabupaten Sidoarjo, DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Sidoarjo sebagai pendukung Gus Muhdlor-Subandi.

Anik Maslachah mengatakan untuk memenangkan Pilkada tahun ini, pihaknya telah siap menggerakkan 16.000 relawan. Belasan ribu relawan itu, bakal digerakkan untuk memenuhi target pemenangan 75 persen suara dalam Pilkada yang digelar 9 Desember 2020 mendatang itu.

Ia mengaku optimisme paslon dari PKB ini akan memenangkan kontestasi Pilkada 2020. Hal ini tersirat dalam nomor urut 2, dalam jari berlambang huruf V yang berarti victory yang mempunyai arti kemenangan. Target itu akan bisa terpenuhi mengingat suara PKB di Sidoarjo mencapai lebih dari 40 persen. Hitungannya perolehan suara di DPRD Sidoarjo dan DPRD Jatim.

Belum lagi ditambah partai pendukung NasDem yang memiliki 2 kursi dan kalangan muda dari PSI. Target menang 75 persen itu bisa tercapai dengan tambahan suara dari elemen lainnya yang mendukung Sidoarjo MAS (Muhdlor Ali dan Subandi) yang tersebar di Sidoarjo. “Saya yakin Sidoarjo yang semula hijau, akan tetap hijau,” kata Wakil Ketua DPRD Jatim itu.

Sementara itu, Subandi mengaku pihaknya juga sudah saling berkoordinasi untuk memperkuat basis baik dari partai pengusung ataupun partai pendukung. Bahkan dirinya juga mengakui sudah membentuk relawan di tingkat kecamatan untuk melakukan pendampingan secara masif. “Apabila nanti di satu kecamatan ditemukan ada PKB, Nasdem dan PSI, maka itu gabung jadi satu. Dalam arti saling mengisi. Jadi komunikasi dengan tiga parpol itu kompak,” katanya. agi

Komentar