PMII UNU Sidoarjo Ajak Masyarakat Ngaji Kitab Kuning

Sidoarjo, Menyinggung masalah mengaji kondisinya sekarang ini sangat minim, apalagi ngaji kitab kuning. Mumpung bulan Ramadan, PMII UNU (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Universitas Nahdlatul Ulama) Sidoarjo mengajak masyarakat agar rajin agar gemar mengaji, utamanya ngaji kita kuning.

Kegiatan yang dilaksanakan selama bulan Ramadhan ini dilakukan di di Kantor PCNU Sidoarjo, usai salat Ashar hingga menjelang waktu berbuka.

Ketua palaksana pengajian kitab kuning, Aini, pada(16/06/2016) mengatakan kalau acara tersebut merupakan ajang siar agama, yang dilakukan PMII UNU Sidoarjo sekaligus sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

Menurutnya, mengaji kitab merupakan sebuah bentuk pembangunan karakter masyarakat, yakni pembangunan mental dan spiritual. “Makanya, ayo sama-sama kita bangun Sidoarjo dengan mengaji,” ajak Aini kepada masyarkat.

Ia menambahkan, mengaji kitab merupakan salah satu budaya masyarakat Sidoarjo. Pondok pesantren Al Hamdaniyah di Siwalanpanji Buduran, Sidoarjo menjadi bukti adanya budaya mengaji di Sidoarjo sejak ratusan tahun yang lalu. Al Hamdaniyah adalah salah satu pondok pesantren tertua di Indonesia yang banyak melahirkan ulama sekaligus pejuang kemerdekaan Indonesia. “Jika dihitung, saat ini usia pondok tersebut sudah mencapai 228 tahun,” ujarnya.

Senada dengan Aini, Ketua PMII Sidoarjo Mahmuda memaparkan, nilai luhur dan kearifan lokal budaya Sidoarjo adalah budaya pesantren, yakni mengaji kitab. Sebagai generasi muda harus menjaga dan mengembangkannya. Sudah cukup jelas nilai luhur dan juga termasuk nilai budaya di Sidoarjo itu adalah pesantren. “Maka dari itu, kita harus menjaga dan mengembangkan budaya itu dengan selalu mengaji, dan mempelajari kitab kuning peninggalan Ulama untuk generasi penerus bangsa,” tegas Mahmuda.as

Komentar