Prihatin Dengan Kondisi Anak-anak Dibawah Umur Sudah Berkendara, Kartar Audience Dengan Polres Sidoarjo

Ketua Kartar Sidoarjo sedang memaparkan program-programnya. as

Sidoarjo Pos-Prihatin dengan kondisi sebagian orangtua yang bangga terhadap anak-anaknya dibawah umur atau dibawah usia 17 tahun sudah diperboleh mengendarai sepeda motor. Bahkan diperbolehkan mengendarai langsung ke sekolah, yang sehari-harinya melewati jalan raya yang penuh dengan kendaraan besar.

        Melihat kondisi tersebut, Karang Taruna (Kartar) Kabupaten Sidoarjo ingin bekerjasama dengan Polres Sidoarjo untuk menyadarkan para orangtua, guna mencegah terjadinya kecelakaan yang banyak dialami oleh anak-anak remaja, hingga anak-anak yang dibawah usia 17 tahun.

          Untuk mewujudkan program tersebut, Rabu(10/08/2016) Pengurus Kartar Kabupaten Sidoarjo telah mengadakan audience dengan jajaran Polres Sidoarjo yang diwakili jajaran Sat Lantas Sidoarjo, di ruang pertemuan Sat Lantas Sidoarjo.

           Gagasan yang dipaparkan oleh Ketua Kartar Sidoarjo Imam Syafi’i bersama pengurus lainnya, lansung disetujui oleh pihak Polres Sidoarjo. Pihak Polres yang dihadiri oleh Staf Bim Ops Erfan Anffandi. Ia menegaskan kalau kerjasama dalam rangka melakukan pencegahan Laka Lantas tentu saja akan disetujui oleh Kapolres, apalagi pihak Kartar juga sudah bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo.

        Oleh karena itu, kami sangat siap untuk membantu program-program tersebut. “Bahkan kami siap memfasilitasi bila kegiatan sosialisasinya dilakukan di Polres Sidoarjo, untuk menjadi narasumber sosialisasi pun kami juga siap,” tegas Erfan.

            Usai pertemuan, Ketua Kartar Kabupaten Sidoarjo Imam Syafi’i  juga merasa senang atas respon yang diberikan Polres Sidoarjo. Dimana pihaknya telah siap bekerjasama untuk menyadarkan para orangtua atau wali murid, agar tidak melepas anak-anak berkendara sepeda motor pada usai dibawah 17 tahun. “Saat ini banyak anak-anak yang sekolah di SMP sudah mengendari sepeda motor sendiri,” katanya.

            Kami ingin mengajak masyarakat untuk mencarikan solusi bagaimana sebaiknya. Jika anak-anak usia SMP dilarang menggunakan sepeda motor sendiri, sementara di sisi lain pemerintah juga belum siap sarana dan prasarananya. “Seperti bus-bus sekolah, maupun transportasi yang memadai untuk anak sekolah. Harapan kami, semoga nanti ada solusinya,” harap Imam Syafi’i. as

Komentar