Program Kerjasama Antar Bangsa Siswa Malaysia Kunjungi SD Muhammadiyah 1 Sidoarjo

siswa SD Muhammadiyah 1 Sidoarjo menyematkan PIN ke siswa sekolah dasar selangor. as

Sidoarjo Pos-Sebanyak 15 guru dan Kepala Sekolah (Kasek) serta 3 siswa asal sejumlah sekolah di Selangor, Malaysia mengunjungi SD Muhammadiyah 1 Sidoarjo. Mereka melakukan kunjung saling tukar menukar pengetahuan, terutama dalam bidang seni budaya.

Kedatangan mereka, (29/8/2017) langsung disambut berbagai kesenian mulai drum band, angklung, tarian hingga Tapak Suci yang diperagakan para siswa dan siswi SD yang berada di Kelurahan Pucang Anom, Kecamatan/Kabupaten Sidoarjo itu.

Selain disambut berbagai kesenian, para guru perwakilan Kementerian Pendidikan Malaysia ini juga diberi penyematan PIN. Sedangkan sepanjang rute jalan rombongan dari Malaysia ini diberi bendera Malaysia dan bendera Indonesia. “Kunjungan ini bagian dari program sekolah menerapkan kurikulum global citizen. Tujuannya para siswa dan siswi sekolah kami siap menjadi warga dunia sekaligus siap untuk bertukar budaya dengan siswa dan siswi asal luar negeri mulai Asia Pacific hingga Korea. Kebetulan hari ini yang datang dari Malaysia,” terang Kepala SD Muhammadiyah 1 Sidoarjo, Enik Chairul Ummah.

Program ini, lanjut Enik para guru dan siswa asal Malaysia itu bakal belajar sejumlah hasil karya siswa dan siswi SD Muhammadiyah 1 Sidoarjo. Diantaranya robotik, perpustakaan digital, kolintang, membatik, serta sistem pembelajaran online. Hal ini lantaran siswa yang tidak masuk kelas dapat belajar online di rumah mengenai mata pelajaran yang diajarkan guru saat itu. “Kunjungan ini diluar secara sistemis pendidikan disini setara dengan luar negeri. Oleh karenanya, pertukaran informasi dan budaya lebih cepat melalui pertukaran budaya dan informadi itu,” tegasnya.

Sementara salah seorang guru asal Malaysia, Azahar Nor Arifin bin Ahmad yang menjabat Pengetua (Kepala) SMK TTI Jaya Shah Alam ini menegaskan mengucapkan terima kasih kepada SD Muhammadiyah 1 Sidoarjo serta SMP Muhammadiyah 1 dan SMP Muhammadiyah 2 Sidoarjo yang menerima kunjungan rombongannya.

Menurutnya, kunjungan ini untuk mempererat silaturrahmi sebagai tetangga negara. Sekain itu untuk bertukar budaya sebagai negara serumpun. Hasilnya budaya yang diterima siswa dan guru akan dipraktekkan di Malaysia. “Penghargaan besar, kalau kunjungan ini kami dibalas sekolah asal Sidoarjo ini demi mempererat silaturrahmi. Apalagi sebagai negara serumpun yang punya hari kemerdekaan hampir sama pada Agustus. Hanya saja Indonesia usia kemerdekaannya 72 tahun, Malaysia baru berusia 60 tahun kemerdekaannya,” pungkas Azahar. as

Komentar