PU Pengairan Beharap Segera Ada Perdes Larangan Buang Sampah di Sungai

Aktivitas petugas yang terus membersihkan saluran 'Kanal Mangetan' as

Sidoarjo Pos-Penanganan masalah sampah yang terus menggunung di sungai sudah menjadi aktifitas rutin Dinas PU. Pengairan Kabupaten Sidoarjo untuk membersihkan, agar saluran tersebut terbebas dari sampah.

         Kondisi sekarang ini belum bisa terwujudkan, jika tanpa adanya kesadaran masyarakat dan peran serta berbagai pihak terkait. Mereka harus bersama-sama dalam menjaga kebersihan saluran di  wilayah masing-masing agar sungai tidak tersumbat, seperti yang terjadi di Desa Tambak Rejo dan Tambah Sawah, Kecamatan Waru.

        Agar penumpukan sampah tidak terjadi secara terus-menerus Kepala Dinas PU. Pengairan Kabupaten Sidoarjo Ir Fatchur Rahman M.Si berharap kepada pemerintahah desa segera membuat Perdes (Peraturan Desa) tentang larangan membuang sampah di saluran/sungai, sehingga nantinya dalam mengambil tindakan itu ada dasar hukumnya. “Kalau sekarang ini belum ada dasar hukumnya, hanya mengandalkan kepedulian saja, makanya masih banyak warga yang buang sampah sembarangan,” kelunya.

         Ditemui saat melakukan pembersihan sampah di sungai, Kabid Operasional dan Pemeliharaan Dinas PU Pengairan Kabupaten Sidoarjo Ir H Agus Hidayat MM menegaskan, kalau kegiatan bersih-bersih sungai ini dilakukan berharap masyarakat terketuk hatinya, dan dapat melihat betapa sulitnya mebersihkan sampah yang berada di saluran/sungai.  “Semoga ada kesadaran untuk tidak melakukan hal tersebut, serta turut dalam menjaga kebersihan saluran diwilayahnya masing-masing,” harap Agus Hidayat (5/9/2016).

            Hal yang sama juga dikatakan oleh Kepala Desa Tambak Rejo Nur Mahmudi, Ia merasa prihatin dengan kondisi sampah di sungai, dirinya merasa di Kecamatan Waru ini belum memiliki TPST (Tempat Pengolahan Sampah Terpadu), sehingga masyarakat kesulitan untuk membuang sampahnya.

           Lemahnya kesadaran masyarakat dalam membuang sampah ke sungai, membuat pemerintah kewalahan saat melakukan pembersihan. Seperti yang terjadi di saluran/sungai ‘Mangetan Kanal’ wilayah Kecamatan Gedangan Sidoarjo, tepatnya di perempatan Gedangan kearah timur menuju muara laut Sidoarjo.

            Kondisi sekarang ini Dinas PU Pengairan Kabupaten Sidoarjo terus disibukan dengan aktivitas kerja bhakti normalisasi saluran Mangetan Kanal dan yang lainnya. Sekitar 25 orang petugas terus dikerah, mulai dari petugas Juru Pengairan dan tenaga TPOP (Tenaga Perbaikan Operasional Pengairan).

        Menurutnya, setiap dua minggu kami melakukan kegiatan rutin ini, sekarang sampahnya sudah menumpuk lagi, bahkan dengan kapasitas yang lebih banyak lagi. Melihat kondisinya terus-menerus seperti itu, semakin menambah beban Dinas PU Pengairan Kabupaten. “Saya berharap adanya kesadaran dan peran serta masyarakat, agar ikut membantu pemerintah dalam menjaga kebersihan lingkungan, terutama saluran,” harapnya. as

Komentar