Ratusan Siswa SMKN 1 Buduran Sidoarjo Dibekali Ilmu Manajemen Perhotelan

GM Residen Miton Jakarta Herman Larante saat memberikan pembekalan ke siswa SMKN 1 Buduran, Sidoarjo.

Sidoarjo Pos-Ratusan pelajar SMK Negeri 1 Buduran, Sidoarjo diberi pelajaran tentang manajemen perhotelan. Hal tersebut dilakukan untuk mengikuti perkembangan kemajuan industri, juga dalam rangka meningkatkan kualitas siswa, usai lulus sekolah nanti bisa siap langsung terjun keindustri yang bisa bekerja secara profesional.

Proses pembekalan manajemen perhotelan yang dilaksanakan, kemarin(22/10/2018) di ruang Edotel SMKN 1 Buduran Sidoarjo, telah menghadirkan narasumber yang berkompeten di bidangnya, yakni GM Residen Miton Jakarya, Herman Larante. Sehingga dalam proses pembekalannya mendapat respus siswa yang luar biasa. Berbagai pertanyaan tentang manajemen perhotelan terus dilontarkan oleh para siswa-siswi tersebut.

Herman Narante yang sudah mempunyai segudang pengalaman dalam manajemen perhotelan menjelaskan tentang jenjang karir karyawan hotel sekarang ini sangat bagus, sangat prospek. Karena pertumbuhan hotel juga terus meningkat dengan pesatnya. “Oleh karena  itu Ia berharap para siswa terus meningkatkan kualitasnya. Jika kalian berkualitas, tentu saja pekerjaan akan mencari anda, bukan anda yang harus mencari kesana-kemari,” jelasnya.

Selain itu juga dalam perhotelan harus berpenampilan yang bagus, namun jangan sampai larut dalam glamornya lingkungan. Karena di hotel itu berbagaimacam tamu yang kita hadapi, jadi kita harus bisa menempatkan diri dengan baik, dengan etika yang bagus pula.

“Saya melihat anak-anak di sekolah ini antusiasnya sangat luar biasa. Pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan bukan seperti pelajar, tetapi sudah seperti pekerja. Bagaimana karir kedepan kalau diperhotelan. Bagaimana hanya lulusan SMK bisa menjadi GM. Itu sangat luar biasa sekali,” ujar Herman Larante.

Kepala SMK Negeri 1 Buduran Sidoarjo Dra. Agustina, M.Pd menuturkan kalau pihaknya harus selalu mengikuti perkembangan industri, baik yang ada di dalam maupun di luar negeri. Jadi para siswa itu harus kita pahamkan dalam pengelolaan industri itu seperti apa, sehingga dengan adanya pembekalan ini mereka nanti kedepan sudah harus mempunyai pikiran/pola pikir menata karirnya itu seperti apa.

Anak-anak jangan sampai mempunyai pola pikir sekolah-sekolah saja, tetapi sudah harus menata karirnya sejak sekarang, dan itulah yang kita siapkan secara benar. Makanya, kita berpartner dengan beberapa industri, termasuk yang telah kita lakukan sekarang ini. “Jadi dari sekolah mereka sudah tahu ilmu, juga dari industri juga harus paham, termasuk reverensi-reverensi yang telah dipertanyakan oleh anak-anak tadi,” tuturnya.

Oleh karena itu, program ini juga dalam rangka kami memberikan reverensi ke industri, bahwa inilah kondisi anak-anak kita sekarang ini sudah sangat berkualitas. Layak untuk bisa diterima di industri yang membutuhkan itu. “Kalau sekolah tidak bisa memberikan reverensi seperti itu, mereka juga akan kesulitan. Jadi kami sudah banyak sekali melakukan MoU dengan para industri. Itu berarti kita dalam memberikan reverensi kepada mereka bahwa anak-anak kami telah siap untuk dipekerjakan di tempat mereka,” tegas Agustina. as

Komentar