Seluruh Lembaga Pendidikan Ma’arif Sidoarjo Diwajibkan Memiliki Perpustakaan Sekolah

Ketua PC LP Ma'arif NU Sidoarjo sedang membuka sosialisasi. asgi

Sidoarjopos-Sangat pentingnya kebaradaan perpustakaan sebagai pendukung mutu pendidikan. Baik perpustakaan konvensional atau perpustakaan elektronik sesuai era 4.0 yang serba digitalisasi. PC LP Ma’arif NU Sidoarjo menghimbau seluruh lembaga pendidikan sekolah di lingkungannya wajib mempunyai perpustakaan sekolah.

Himbauan tersebut ditegaskan Kepala PC LP Ma’arif NU Sidoarjo Drs. H. Misbahudin, MM dalam acara sosialisasi cara mendapatkan NPP (Nomer Pokok Perpustaan) serta persiapakan Akreditasi Perpustakaan Sekolah, oleh Perpustakaan Daerah Sidoarjo dan Perpustakaan Propinsi Jawa Timur, pada Jumat (9/4/2021) di Aula Pusdiklat PC NU LP Ma’arif NU Sidoarjo.

Petugas Perpusda Sidoarjo sedang memberikan materinya.  asgi
Petugas Perpusda Sidoarjo sedang memberikan materinya. asgi

Ia katakan, dalam kondisi sekarang kami butuh meng ubrade perpustakaan yang ada di madrasah maupun sekolah lingkungan Ma’arif NU Sidoarjo. Karena keterkaitannya sangat banyak sekali, diantaranya tentang  sekolah literasi dan yang lainnya, maka keberadaan perpustakaan sangat dibutuhkan. “Termasuk adanya pojok baca ataupun pojok belajar yang sedang digalakan,” jelas Misbahudin.

Lanjutnya, selama ini mereka kurang terkoordinir alias bergerak dengan inisiatif sendiri, dan itupun sangat minim sekali. Dengan adanya komitmen kami dengan Perpustakan Jatim dan Perpustakaan Daerah Sidoarjo, mereka secara perlahan bisa mempunyai perpustakaan masing-masing. “Bahkan sekarang ini juga ada yang sudah magang di Perpustakaan Daerah Sidoarjo dan Perpustakaan Jatim. Tujuan magang untuk meningkatkan kemampuan dan kapasitas pengelola perpustakaan di masing-masing sekolah maupun madrasah,” kata Abah Misbah_saapan akrabnya.

Kegiatan sekarang ini merupakan pilot projectnya, nanti usai lebaran akan kita intensifkan lagi secara bertahap, mengingat sekolah dan madrasah di lingkungan Ma’arif NU Sidoarjo cukup banyak sekali. “Mereka ada yang mulai merintis perpustakaan, namun juga ada yang sudah bisa meraih juara di tingkap Propinsi. Semoga sosialisasi ini semoga bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk persiapan akreditasi perpustakaan sekolah,” pungkas Abah Misbah.

Kepala MA Nurul Huda Sedati mendapatkan penjelasan tentang akses  ke Perpusnas.  asgi
Kepala MA Nurul Huda Sedati mendapatkan penjelasan tentang akses ke Perpusnas. asgi

Sementara itu, Kepala MA NH (Madrasah Aliyah Nurul Huda) Sedati, Sidoarjo Nurul Badiah, MPd menuturkan kalau kegiatan seperti ini sangat membantu sekali, karena sebelumnya memang tidak ada. Disamping itu juga banyak wawasan pengetahuan yang menjadikan perpustkaan kami menjadi lebih mudah, juga lebih cepat untuk mendapatkan ilmu yang terkait dengan perpustakaan.

Lanjutnya, apalagi kondisi perpustakaan kami masih konvensional, dengan jumlah koleksi sekitar 6.000 buku, untuk proses pendataan dan mencarinya dilakukan secara manual.   Padahal sekarang sudah digitalisasi, semuanya sudah mudah, ringkas dan cepat. “Jadi kita bisa akses perpustakaan secara online dimanapun. Dengan diajari NPP kita bisa masuk ke Perpusnas, banyak koleksinya. Banyak buku yang selama ini belum kita dapatkan, kita klik di Perpusnas tersebut,” katanya.

Adapun sekolah/madrasah yang ikut sosialisasi akreditasi perpustakaan tahap pertama adalah, MTs Darul Ulum Waru, MA Nurul Huda Sedati, MA Bilingual, MINU KH. Mukmin, MINU Ngingas Waru, SMP ISLAM Krembung, MI Nurul Huda Sedati, MI Al-Ahmad Krian, MTs. Nurul Huda Sedati, MTs Jabal Noer Taman, MI Sunan Ampel Krembung, MI Darul Muttaqin Sadang, MTs Salafiyah Tanggulangin, MTs Roudlotul Banat, MTs Yahari Sukodono,  MTs Darussalam Prambon dan SD Al Islah Krembung. asgi

Komentar