Sidoarjo Dikepung Banjir Sebagian Sekolah SD Maupun SMP Minta Ijin Diliburkan

Salah satu siswa SMP sedang membersihkan ruang kelasnya. as

Sidoarjo Pos-Hujan deras yang terus mengguyur dibeberapa wilayah termasuk di Sidoarjo bersamaan dengan air laut pasang, membuat wilayah Sidoarjo dikepung banjir dimana-mana, termasuk di tengah-tengah kota. Hingga sebagian sekolah-sekolah diliburkan karena gedungnya tergenang air.

        Kepala Dinas Pendidikan Sidoarojo Mustain Baladan menjelaskan ada beberapa sekolah yang melaporkan atau ijin untuk meliburkan siswa-sisiwa. Karena kondisi sekolah yang tidak memungkinkan, ruang kelasnya tergenang air. Adpun sekolah-sekolah yang libur diantaranya SD Sidodadi 1 Taman, SD Sidokare 2 dan 3, SD Lemah Putro 1, SD Semampir 1 dan SD Muhammadiyah 4 Sidoarjo. “Termasuk SMPN 1 Buduran, SMPN 3 Krian, SMPN 1 Sukodono dan SMPN 3 Waru,” jelas Mustain Baladan, Senin(10/10/2016).

      Sementara itu Bupati Sidoarjo Saiful Ilah SH M Hum juga mengaku sudah melakukan koordinasi dengan jajarannya, agar segera ada solusi untuk penyelesaiannya masalah banjir ini. Ia juga meminta kepada seluruh Camat dan Kades/Lurah untuk bersiap siaga, mengantisipasi terjadinya banjir dimana-mana.

      Pantauan banjir di wilayah Sidoarjo telah melanda di berbagai kawasan yang ada di Sidoarjo. Tak hanya kawasan perkotaan, beberapa desa di sejumlah kecamatan, juga dilanda banjir.

       Beberapa desa di Kecamatan Kota Sidoarjo yang terendam air bah di antaranya, Candi, Buduran, Wonoayu, Sedati, Gedangan, Waru dan Taman. Banjir disebabkan tingginya intensitas hujan, sehingga air meluap sampai masuk ke pemukiman warga. Di wilayah kota, banjir merendam kawasan Pandean Kauman sekitar Matahari Mall, Sidokare, Kwadengan, Lemah Putro, Suko, dan kawasan lainnya.

      Untuk wilayah Buduran, banjir melanda Desa Buduran dan Sidokerto. Sedangkan wilayah Gedangan, banjir juga dirasakan warga Gedangan. Sementara untuk kawasan Waru, banjir memasuki pemukiman warga di Bungurasih, Kureksari, Kedungrejo, Ngingas, Wedoro, Kepuh Kiriman.

     Salah satu warga Perumahan Pondok Jati Rico Ardiansyah menyatakan untuk pertama kalinya Perumahan Pondok Jati kebanjiran. Biasanya rumah tengah kota itu selama ini belum pernah ada ceritanya banjir. “Ini banjir terparah, karena bertahun-tahun perumahan ini tidak pernah banjir, baru kali ini banjir,” katanya. as

 

Komentar