Siswa SMP IT Inka Melakukan Penggalangan Dana Untuk Korban Gempa di Lombok NTB

Anggota Pramuka SMP IT Inka Sidoarjo sedang melakukan penggalangan ke kemasyarakat sekitar sekolahan. as

Sidoarjo Pos-Sebagai wujud bersama, peduli terhadap sesama, dalam Peringatan Hari Pramuka ke 57 siswa SMP Islam Terpadu Insan Kamil (IT Inka) tidak hanya melakukan upacara saja, tetapi mengaplikasikan Dasa Darma Pramuka, dengan melakukan penggalangan dana demi korban bencana di Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kegiatan yang bertemakan ‘Kokohkan Jati Diri Siap Pimpin NKRI’ ini, kita mengajak anak-anak melakukan sosial kemasyarakatan tidak hanya di sekolah, tetapi kita bawa ke masyarakat agar terasa manfaatnya. “Dan ini bagus sekali kalau dipraktekkan atau diamalkan dalam kegiatan sehari-hari. Tidak cukup dengan membaca atau hafal, tetapi harus dimaknai secara betul bisa mewujudkan apa yang kita harapkan bersama,” jelas Kepala SMP IT Inka Ani Qothul Uhbah (16/8/2018).

Menurutnya, kegiatannya sudah dilakukan pada Hari Pramuka ke 57 tanggal (14/8/2018). Jadi, paginya dilakukan upacara terlebih dahulu, dilanjutkan dengan breafing serta pembagian tugas. Sebagaian tugas peduli lingkungan, yakni dengan membersihkan saluran air/irigasi di sekitar wilayah sekolahan. “Aksi peduli lingkungan dengan bersih-bersih selokan/sungai dan sampah jalanan di daerah sekitar sekolah, Perum Sekardangan, MCG, sekolah dan jalanan sepanjang sekolah,” jelasnya.

Itulah yang dilakukan oleh ratusan siswa dan para guru SMP IT Inka di Jl. Pencantingan, Sekardangan, Sidoarjo, pada Selasa (14/8) pagi. Sebelum mengaplikasikan Dasa Darma kedua, yakni ‘Cinta Alam dan Kasih Sayang Sesama Manusia,’ mereka para Pramuka yang terdiri para guru dan siswa telah melakukan upacara terlebih dahulu, yang dilanjut dengan bersih-bersih lingkungan serta penggalangan dana untuk korban bencana gempa di Lombok, NTB.

“Dengan kegiatan seperti ini, tujuannya agar anak-anak lebih mengenal lingkungan sekitarnya, diawali sekitar sekolahnan. Nantinya kalau sudah terbiasa mereka akan mempunyai rasa kepedulian kepada masyarakat pada umumnya. “Kegiatan aksi peduli lingkungan caranya dengan bersih-bersih saluran/irigasi agar terbebas dari sampah. Sehingga aliran airnya lancar tidak menimbulkan banjir,” tutur Ani Qothul Uhbah yang ikut dalam kegiatan bersih-bersih sarulan.

Salah pengurus Pramuka SMP IT Inka, Faizul mengaku sangat senang dengan kegiatan Pramuka seperti yang dilakukan ini, karena bisa menerapkan program-program kepada masyarakat secara langsung.

Jadi, menurutnya, Pramuka itu tidak hanya mencintai sesama manusia dan makhluk hidup saja, tetapi juga harus bersih. Baik itu bersih dirinya, jiwanya juga harus bersih pula lingkungan sekitarnya. “Makanya kita juga harus bisa menjaga lingkungan sekitar, agar terlihat bersih dan indah. Anak Pramuka itu tidak bisa melihat lingkungan yang kotor, makanya lingungan kita harus bersih dan menyehatkan,” jelas Faizul kelas IX. as

Komentar