SMK Negeri 3 Buduran Gandeng Toyota Auto 2000 Launching Teaching Factory

Para siswa SMK Negeri 3 Buduran sedang melakukan service ringan. as

Sidoarjo Pos-Agar kesenjangan industri dengan sekolah, khususnya SMK (Sekolah Menengah Kejuruan), tidak semakin berkurang, atau bahkan sampai hilang. SMK Negeri 3 Buduran, Sidoarjo menggandeng Toyota Auto 2000 Kertajaya Surabaya dengan program service point.

Kerja bareng yang dikemas dalam ‘Teaching Factory’ tersebut telah dilaunching langsung oleh Kepala SMK Negeri 3 Buduran, Sidoarjo Drs. Eko Budi Agus Priatna, M.Pd bersama Kepala Bengkel Toyota Auto 2000 Kertaja Rosa Setyoko, dengan dihadiri oleh beberpa komunitas-komunitas mobil Toyota, tadi pagi(15/9/2019) di gedung Techno Park – Teaching Factory SMK Negeri 3 Buduran Sidoarjo.

Kepala SMK N 3 Buduran, Eko Budi Agus Priatna menjelaskan program yang dilakukan ini adalah untuk meningkatkan kompetensi siswa. Sebuah model pembelajaran industri yang dilakukan langsung di sekolah. Dengan harapan, selain model competency based training, juga menerapkan production based training.

Jadi apa yang ada di industri, mulai disiplin, etos kerja tatacara penempatan alat itu sesuai dengan prosedur yang ada. Termasuk tata letak ruangan pun, kami juga mengikuti apa yang diarahkan oleh Toyota Auto 2000. Industri ini akan memberikan support, seperti sparepart, tehnisi senior yang akan membantu mengarahkan anak-anak. “Semuanya terstandar industri.  Termasuk satu unit Toyota Home Service (THS) yang nanti bisa digunakan melayani masyarakat yang ingin service mobilnya di rumah. “Mobil THS ini yang bergerak bersama-sama dengan siswa kami,” jelasnya.

Dalam program ini, kami melibatkan siswa  kelas XI dan XII jurusan tehnik kendaraan ringan. Untuk sementara ini, saya proyeksikan satu jurusan dulu, nanti kita cari industri yang lain untuk jurusan yang lain pula. “Yang kita harapkan, selain production bas, tetapi karakter anak-anak juga dapat pembinaan, dalam prakteknya.  Karena indutri mobil ini SOP nya sangat jelas,” pungkasnya. as

 

Komentar