SMP 10 Nopember dan SMK 10 Nopember Mengajak Anak-anak Yatim Buka Bersama

Kasek 10 Nopember Ratih Wulansari saat memberikan parcel kepada anak-anak yatim Al Firdaus, as

Sidoarjo Pos-Untuk membiasakan siswa peka terhadap lingkungan sekitar, khususnya bagi warga yang kurang mampu. SMP 10 Nopember dan SMK 10 Nopember Sidoarjo mengajak anak-anak yatim dari Panti Asuhan Al – Firdaus Desa Siwalanpanji Buduran, Sidoarjo untuk buka bersama.

             Selain buka bersama, mereka juga mendapatkan bingkisan Parcel, beras juga santunan berupa uang. Prosesi penyerahannya diberikan langsung secara simbolis oleh Kepala Sekolah SMK 10 Nopember Ratih Wulansari bersama Ketua Yayasan Pendidikan Purnama yang menaungi SMP 10 Nopember dan SMK 10 Nopember Hj. Misti Hariasih SE., MM, pada (11/6/2018).

            Kepala SMK 10 Nopember Ratih Wulansari menuturkan kalau kegiatan ini sudah dilakukan secara rutin tahunan. Tujuannya agar anak-anak ini peka terhadap kondisi lingkungan sekitar, juga mempunyai rasa kepedulian terhadap lingkungan maupun terhadap teman-temannya yang kurang mampu.

            Disamping itu, kegiatan ini juga untuk mempererat tali silaturahmi antara guru-guru SMP 10 Nopember dengan SMK 10 Nopember, anak-anak OSIS, serta masyarakat sekitar. “Makanya yang hadir ini diantaranya adalah Pengurus Yayasan Pendidikan Purnama, Bpk/Ibu guru dan karyawan SMP- SMK 10 Nopember, anak yatim Al Firdaus serta para pengurusnya, Tim Al Banjari SMK 10 Nopember, juga OSIS SMP-SMK 10 Nopember,” tutur Ratih Wulansari.

            Pengurus Yayasan Pendidikan Purnama H. Purnama SE.,MM dalam sambutannya meminta kepada para siswa agar terus rajin belajar, jangan malas dan jangan bosan. Apalagi kondisinya sekarang banyak dipengaruhi oleh HP. “Oleh karena itu harus tetap belajar dengan semangat, kurangi penggunaan HP yang tidak perlu, agar hidupmu menjadi lebih baik dimasa datang,” tuturnya.

           Ia juga menasehati kepada para pengurus sekolah, yakni SMP dan SMK 10 Nopember ini agar bersatu padu, menyintai profesi sebagai pendidik agar lebih diberikan kemudahan. “Kalau kita tidak bekerja dengan keras, tidak bersatu, yang didapat hanyalah kesulitan. Makanya, saya mengajak kepada para kepala sekolah, guru dan lainnya agar bekerja keras, mencintai profesi serta berdoa dan tawakal, semoga nantinya akan diberikan kemudahan-kemudahan,” tutup Purnama. as

Komentar