SMPN 2 Candi Sidoarjo dan SMK Pelayaran Indo Baruna Surabaya Boyong Piala Gubernur AAL

Kepala SMK Negeri 1 Buduran Agustina bersama para juara LKBB Sancaka SMK Negeri 1 Buduran Sidoarjo. as

Sidoarjo Pos-SMP Negeri 2 Candi, Sidoarjo dan SMK Pelayaran Indo Baruna, Surabaya telah berhasil menjadi juara umum dalam LKBB (Lomba Kompetensi Baris Berbaris) PASKIBRA yang dilaksanakan oleh SMK Negeri 1 Buduran. Sehingga kedua sekolah tersebut berhak memboyong Piala Gubernur AAL (Akademi Angkatan Laut) 2018.

Kegiatan yang digelar pada (23/9/2018) pagi hingga malam hari di halaman SMK Negeri 1 Buduran, Sidoarjo tersebut, untuk tingkat SMP juara keduanya dimenangkan oleh SMP Negeri 6 Sidoarjo dan juara ketiganya SMP Negeri 2 Nganjuk. Sedangkan untuk tingkat SMA, juara keduanya diraih oleh SMA Negeri 1 Karangrejo Tulungagung dan juara ketiganya diraih oleh SMK Negeri 3 Sidoarjo.

Kepala SMK Negeri 1 Buduran Sidoarjo, Dra. Agustina, M.Pd menuturkan kalau kegiatan ini merupakan program kerja dari sekolah dan program Paskib SMK Negeri 1 Buduran untuk melaksanakan LKBB Sancaka. Pesertanya siswa SMP/MTs dan siswa SMA/SMK negeri dan swasta se Jawa Timur. Ternyata mereka sangat antusias, terbukti ada 30 SMP dan 30 SMA yang mengikuti, dengan jumlah peserta sekitar 1.080 siswa.

Selain menjadi ajang promosi sekolah, kegiatan ini juga bertujuan untuk membentuk karakter siswa, karena dalam kinerja dan kedisiplinannya sangat luar biasa. Apalagi sportifitasnya juga sangat tinggi sekali. “Terbukti, dalam pelaksanaan lomba mereka sangat disiplin waktu, tertib dan sangat menjaga kebersihan. Dari 1.080 peserta ditambah sekitar 2.000 suporter, usai acara tidak ada sampah-sampah yang berserakan, mereka bersihkan sendiri tanpa harus disuruh,” tutur Agustina.

Jadi pembentukan karakter, kedisiplinan, kebangsaan cinta tanah air serta gotong royong mereka walaupun masin muda/siswa tetapi sangat berjalan dengan baik. Makanya ekstra ini bisa mewadahi para siswa dalam pembentukan karakter sesuai yang diharapkan sekolah. “Jadi generasi muda sekarang perlu dibekali ekstra kedisiplinan yang tinggi, dan semoga juga banyak diminati anak-anak,” ungkapnya.

Para bapak dan ibu guru pembimbing dan pendamping ini hanya memantau saja, mereka sudah menjalankan sesuai apa yang diajarkan oleh instruktur mereka, yang merupakan petugas dari TNI/Polri. “Jadi melalui ekstra Pakibra ini karakter siswa sudah terbentuk dengan sendirinya. Usai melakukan geraksan Pakibra dan berjoget ala komando, anak-anak muda ini kembali tenang dan tertib. Oleh karena itu, harapan saya semoga  LKBB ini bisa berjalan setiap tahun, karena antusias peserta maupun pengunjung sangat bagus sekali,” harap Agustina.

Ketua pelaksana lomba, Arief Yulianto menjelaskan masing-masing tim ini melaksanakan lomba selama 9 menit. Total peserta ada 60 tim/lembaga sekolah SMP dan SMA se Jawa Timur. Kami menjalankan lomba ini sangat menjunjung tinggi sportifitas, oleh karena itu kami juga mengundang juri yang mempuni di bidangnya. Yakni dari jajaran TNI AU, AD, AL dan Kepolisian. “Adapun kategori pemenangnya meliput komandan terbaik, kostum terbaik, PBB terbaik, pasukan terbaik, fariasi terbaik dan formasi terbaik,” jelas Arief Yulianto yang juga guru pengajar di SMK Negeri 1 Buduran, Sidoarjo. as

 

Komentar