Survive Berwirausaha Pada Masa Pandemi Dengan Manajemen Sedekah

Luluk Masluchah, Hadiah Fitriyah, Moderator Alshaf Pebruanggara saat kegiatan webinar. nas

Sidoarjo Pos-Program studi S2 Magister Manajemen Fakultas Bisnis, Hukum dan ilmu sosial Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) Menggelar kegiatan Webinar Sipiritual Parenting Rabo (23/12/2020). Sebanyak 787 orang bergabung dalam kegiatan yang digelar secara Daring.

Dengan narasumber Luluk Masluchah S.Pd MM. alumni S2 MM FBHIS Umsida dan Dr Hadiah Fitriyah SE. M Si. Kaprodi S2 MM FBHIS Umsida serta praktisi Trusta Cossulting. Secara akedimisi menyampaikan materi Karateristik Wirausaha meliputi, percaya diri, Berorientasi pada tugas dan hasil, Berani mengambil keputusan, Kepemimpinan, Keorisinilan, Orientasi kemasa depan. juga menyampaikan materi menumbuhkan mental wirausaha melalui proses yang berkelanjutan.

Luluk Masluchah mengatakan, berawal dari pengalaman pribadi merasakan nikmat yang luar biasa ketika kita sudah bisa istiqomah dalam sedekah yaitu kenikmatan yang tidak bisa dilukiskan dengan kata. Tapi bisa kita rasakan, pada saat banyak yang membutukan uluran tangan kita, mesti kita sendiri berada di tengah keterbatasan ekonomi, karena harta kita yang seungguhnya adalah harta yang kita belanjakan di jalan Allah SWT. dan itu nantinya yang bisa menolong kita di akhirat nanti.

“Matematika manusia tidak sama dengan matematika Allah, semua hal yang tidak mungkin bagi manusia sangat mungkin bagi Allah. Allah akan melipatkan gandakan 700 kali lipat bahkan lebih dengan caranya, seperti usaha yang berkah rizki yang dimudahkan termasuk sehat dan lain-lain, adalah salah satu cara Allah memberikan atas apa yang kita lakukan,
Sedekah juga bisa menjadikan penerang di alam kubur, sedekah tidak harus berupa uang,” katanya.

Wanita yang biasa dipanggil Ning Aa ( brand usahanya) yang berdomisi di Perumahan Taman Suko Asri D-20 Suko Sukodono Sidoarjo ini juga punya pelatihan on Line GRATIS dengan jumlah peserta 2000 lebih yang dikelompokkan dalam 8 group WA yang dibimbing setiap pukul 20.00 wib. Saat semua peserta sudah selessi beraktifitas baik sebagai ibu rumah tangga maupun wanita pekerja. Dengan harapan akan tercipta wirausaha-wirausaha baru dibidang kuliner. Dan itu sudah mulai menampakkan hasil.

“Disaat pandemi ini memang sulit bagi orang melakukan sedekah karena ekonomi, tapi bukan alasan bagi kita untuk tidak melakukan sedekah. Kita juga setiap hari jum’at bersafari jumat berkah rutin melakukan blusukan ke 12 panti asuhan anak yatim mulai dulu, tepatnya sudah 2 tahun ini, sudah menjadi kewajiban kita untuk saling tolong menolong sesama manusia,”katanya. nas

 

Komentar