Tangis Haru Menyelimuti Pemakaman Putra Terbaik Korban Musibah Helikopter Jatuh di Temanggung

Suasana pemakaman Letda Anumerta Budi Santoso di Candi Sidoarjo. as

Sidoarjo Pos-Putra-putra terbaik Sidoarjo telah mengalami musibah saat menjalankan tugasnya. Mereka adalah Letda Anumerta Budi Santoso kru Helikopter Basarnas yang mengalami musibah di Temanggung Jawa Tengah. Almarhum dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum  (TPU) di Desa Bligo Kecamatan Candi Sidoarjo secara militer, Senin (3/7/2017).

            Jenasah Letda Anumerta Budi Santoso, tiba di rumah duka sekitar pukul 12.40 wib. Dalam pemakaman ini, dipimpin Kolonel Laut (P) Batos Leksono selaku Direktur Personil Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal) Juanda. .

           Menurut Kolonel Laut (P) Batos Leksono, ada empat korban dari Puspenerbal Juanda Sidoarjo dalam  musibah tersebut. Diantaranya Kapten Laut (P) Hariyanto selaku Kapten Pilot, Kapten Laut (P) II Anumerta Solihin selaku Co pilot, Peltu Budi Santoso selaku tehnisi dan Serka MPU Hari Marsono selaku mekanik. “Semua korban adalah putra terbaik, dan mendapatkan penghargaan kenaikan pangkat satu tingkat dari pangkat sebelumnya,” tegas Kolonel Laut (P) Baros Leksono.

         Suasana tangis haru juga menyelimuti di rumah duka Serka (MPU) Anumerta Hari Marsono, Desa Bringinbendo, Kecamatan Taman, Sidoarjo. Setelah peti mati dikeluarkan dari mobil jenazah. Bagas (7), anak Serka (MPU) Anumerta Hari Marsono seketika berteriak karena mengenali foto ayahnya. Bagas sempat berteriak jika ayahnya pamit untuk melaut.

          Ia bingung sekaligus tidak percaya ayahnya pulang dalam keadaan meninggal. “Saya ingin lihat ayah, saya ingin lihat,” teriaknya berontak saat dibawa kerumah tetangganya.

          Sementara itu, istri korban Diana Lindawati tak kuat menahan haru saat peti mati ditaruh di ruang tamu. Ia langsung merangkul peti tersebut tanpa berkata apapun sembari lantunan doa dipanjatkan oleh para pelayat mulai dari orangtua, saudara hingga teman korban.

         Serka (MPU) Chandra, salah satu teman dekat korban, mengatakan mendengar berita tentang helikopter jatuh sekitar pukul 17.00 Hingga malam hari Ia belum mendapatkan kabar mengenai korban kecelakaan tersebut. Sehingga membuatnya tidak bisa tidur malam itu. “Saya bersama istri menunggu perkembangan evakuasi jenasah korban kecelakaan. Saat itu saya punya firasat korban ada di dalam pesawat tersebut,” ujarnya dengan nada gemetar.

          Selain itu pula, warga Sidoarjo yang jadi korban helikopter jatuh adalah Serka (MPU) Anumerta Hari Marsono dan Mayor Laut (P) II Anumerta Solihin, beralamat Jalan Citarum 8, rumah dinas Lanudal Juanda. Namun jenazah kopilot helikopter yang jatuh di Gunung Butak, Temanggung itu langsung dibawa ke Purwodadi, Pasuruan.as

Komentar