Tingkatkan Prestasi, 300 Atlet Sidoarjo Diikutkan Program Sport Science

Para atlet Sidoarjo saat mengikuti program sport science di Unesa. as

 

Sidoarjo Pos-Setelah berhasil membina para pelatih dalam program sport science oleh KONI Sidoarjo di Unesa. Kini giliran sekitar 300 atlet-atlet dari berbagai Cabang Olahraga(Cabor) juga dilakukan dengan hal yang sama. Para atlet yang diikutkan program sport science di Unesa Surabaya dilakukan secara bergantian.

            Wakil Ketua KONI Sidoarjo Imam Jawahir menjelaskan, kalau atlet-atlet yang akan diikutkan dalam sport science sekitar 300 atlet dari 40 Cabor yang ada didalam naungan KONI Sidoarjo. Dari 300 atlet ini akan dilaksankan secara bergantian, mengingat tempatnya yang terbatas, maka per tahap, KONI Sidoarjo telah memberangkatkan sekitar 30 atlet lebih.

            Jadi mereka yang sudah ikut, atau mengikuti sport science, tes fisik tahap pertama adalah  atlet hockey sebanyak 24 atlet dari 30 atlet hockey selurunya. Senam 6 atlet dan panahan sebanyak 29 atlet dari 30 atlet yang ada. “Jadi tujuan tes fisik ini adalah untuk mengetahui kekuatan fisik awal atlet. Juga merupakan kebijakan pengambilan keputusan melatih dalam meningkatkan fisik atlet. “Yang terpenting lagi, memberi masukan kapada atlet untuk meningkatkan fisik sesuai cabang olah raga masing-masing,” jelas Imam Jawahir, kemarin(23/10/2017).

       Sementara Ketua KONI Sidoarjo M. Frengky Effendi juga menjelaskan betapa pentingnya penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam bidang olahraga (sport science), semua ini berguna untuk meningkatkan prestasi atlet.

            Menurutnya, sport science ini penting dilakukan terlebih saat ini eranya pengetahuan dan teknologi. Hampir semua bidang memanfaatkan hal ini, seperti ekonomi, seni dan budaya. Dalam bidang olahraga, penerapan sport science bisa dilakukan sejak seseorang mulai lahir hingga berusia 8 tahun. “Masa ini paling bagus dalam pembentukan kualitas otak, jadi gizinya harus baik, baru setelah itu dilakukan pembinaan, “ katanya.

         Konsep sport scince ini tak hanya mempelajari fisik semata, tapi juga anatomi, fisiologi, biomekanika, statistik, nutrisi, psikologi, tes pengukuran, dan sejarah. Termasuk mengecek kualitas organ tubuh seorang atlet mulai jantung, paru-paru dan otot. Selain fisik yang bagus, seorang atlet juga harus memiliki kecerdasan.“Dua hal ini sangat terkait sekali untuk saling mendukungnya, “ujarnya. as

Komentar