Umaha Gelar Festival Sholawat- Al Banjari dan MTQ SMA/SMK se Jatim

Kelompok Al Banjari dari mahasiswa Umaha sebagai pembuka acara. as

Sidoarjo Pos-Selain menyambut kedatangan bulan suci ramadhan, juga memberikan ilmu yang manfaat kepada para generasi muda. Universitas Maarif Hasyim Latif (Umaha) Sidoarjo mengajak,  khususnya siswa SMA/SMK se Jawa Timur untuk lebih senang terhadap seni yang bernuansa Islami.

         Ajakan tersebut dituangkan dalam bentuk perlombaan, yakni lomba Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) dan bersholawat dalam ‘Festival Sholawat Al Banjari se Jatim,’ yang diselenggarakan pada(29/4/2018) di halaman Umaha Sidoarjo.

           Ketua Panitia Lomba M. Nur Khanif mengatakan kalau kegaitan seperti ini adalah untuk memberikan ilmu yang manfaat kepada para generasi muda, khususnya anak-anak tingkat SMA/SMK bahkan juga untuk mahasiswa, agar mereka lebih senang mendalami seni religi. “Tujuannya adalah agar mereka senang belajar ilmu yang bermanfaat, juga mengurangi bermain sosmed yang tidak perlu. Lebih baik kita ajak bersholawatan saja,” katanya.

        Makanya, kami telah memberikan wadah kepada mereka, dengan bentuk kompetisi seperti sekarang ini. Untuk peserta MTQ juga lumayan banyak, pesertanya dari beberapa daerah, Surabaya, Sidoarjo dan sekitarnya. “Sedangkan untuk peserta Al Banjari pesertanya banyak sekali. Kami membatasi sekitar 60 kelompok, tapi masih banyak yang mengantri, bahkan sekitar 80 kelompok,” jelas Nur Khanif.

        Wakil Rektor Umaha Sidoarjo DR. M. Zamroni, SH. M.Hum menuturkan kalau kegiatan seperti ini merupakan bentuk seni yang berestetika. Sebagai bentuk membangkitkan dan melestarikan kesenian yang berbasis Islam, yakni bacaan sholawat dengan iringan musik agar menarik masyarakat senang bersholawat.

          Oleh karena itu itulah, kami dari Umaha Sidoarjo mempunyai kewajiban untuk merawat kesenian Islam. Makanya kami mengundang para generasi muda khusus siswa SMA/SMK se Jatim untuk berkompetisi. “Jadi kami ingin generasi yang masih remaja ini punya apresiasi terhadap karya seni-seni yang berlandaskan Islam,” pungkas Zamroni. as

Komentar