Ungkapan Salah Satu Guru Honorer K2, SK P3K Bangkitkan Semangat Lagi

Bupati Sidoarjo memberikan semangat kepada Niswatun Chasanah. agi

Sidoarjopos-Perasaan kami sangat senang dan bahagia sekali, mengingat begitu panjang perjuangan untuk mendapatkan status yang lebih jelas. Kami sudah merasa lelah untuk berjuang, tetapi dengan adanya SK P3K (Surat Keputusan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja) ini kami senang.

“Kami bersama teman-teman sangat puas dan terharu sekali dapat SK P3K. Bagaimana pun juga manusia biasa, pasti punya keinginan yang lebih, berharap kedepannya SK P3K bisa dijadikan PNS,” ungkap Niswatun Chasanah SPd guru SDN Sugihwaras Candi Sidoarjo.

Perempuan kelahiran Sidoarjo 16 Juli 1980 ini mengaku, kalau pihaknya sebagai P3K sudah jadi ASN. Karena ASN itu terbagi dua PNS dan P3K. “Jadi kami sangat bersyukur, semua ini mudah-mudahan rezeki kami, berkah untuk semuanya. Selain itu juga   berterimakasih kepada Pemerintah, Dinas, BKD yang selalu ada untuk kami. Dan terimakasih untuk teman-teman yang selalu kompak dan solid tak kenal lelah dalam berjuang,” ungkapnya.

Ia mengaku mulai mengajar di SDN Sugihwaras Candi Sidoarjo sejak tahun 2004, sering berbagai tes agar bisa menjadi PNS. “Jadi pernah ada program pemberkasan pada tahun 2010 melalui databest. Kemudian kami jadi K2, setelah itu kami mengikuti test PNS waktu itu masih tes tulis. Setelah itu kami dinyatakan tidak bisa ikut lagi karena faktor usia, rata-rata K2 itu  tidak bisa ikut tes karena usia,” tegas Niswatuh yang sejak kecil bercita-cita ingin jadi guru.

Bersama-sama dengan teman seperjuangan di wilayah Candi. agi
Bersama-sama dengan teman seperjuangan di wilayah Candi. agi

Lulusan 2002 IKIP Jember ini juga menceritakan sebelum di Sidoarjo pernah mengajar di kota asalnya.  “Saya menjadi guru mulai tahun 1998 di Kota Jember, dan tahun 2004 sampai sekarang di Sidoarjo. Saya ingin mencerdaskan anak bangsa,” kenangnya.

Adapun yang menginspirasi dirinya menjadi guru, karena menjadi guru itu sangat menyenangkan, kita bisa mengamalkan ilmu dan menambah pengetahuan. Karena guru harus punya banyak pengalaman, sehingga bisa menginspirasi dan memotivasi siswanya. “Saya ingin mencerdaskan anak bangsa, mendidik siswa yang belum mengerti menjadi mengerti. Yang terpenting melatih kesabaran dan pribadi yang lebih bermanfaat. Terimakasih juga kami haturkan kepada orang tua, keluarga, Kepala Sekolah dan semua teman-teman karena doa mereka juga menyertai setiap langkah perjuangan kami,” pungkasnya. agi

 

Komentar