Unmuh Sidoarjo Lakukan Pendampingan Terhadap NA

Suasana pendampingan di Liponsos Sidoarjo.as

Sidoarjo, Korban perkosaan NA (14) asal Desa Trompoasri, Kecamatan Jabon Sidoarjo terus mendapat perhatian masyarakat. Selain dari pihak rumah sakit Bunda Waru Sidoarjo, juga mendapat perhatian, bimbingan psikologis dari Universitas Muhammadiyah Sidoarjo.

Usai melakukan pendampingan(14/6), dosen Psikolog Univesitas Muhammadiyah Sidoarjo, Dra. Dwi Nastiti, M.Si mengungkapkan bahwa kejiwaan korban saat ini sudah membaik. Dari hasil pemeriksaanya, korban memang tengah mengalami trauma mendalam atas kejadian tersebut. Sehingga butuh waktu untuk memulihkan kembali kejiwaan NA. “Sudah mulai membaik dari sebelumnya. Tapi tetap, kalau ada orang asing yang belum dikenalnya dia akan merasa takut,” ungkapnya.

Saat ditanya lebih lanjut tentang keinginannya korban setelah melahirkan nanti, korban enggan lagi untuk meneruskan pendidikan. Bahkan, dalam hatinya dia ingin bekerja agar bisa membantu orang tuanya dalam meneruskan hidup.  “Jawaban tidak tahu masih sering dilontarkan. Namun keinginannya yakni ingin bekerja agar bisa bantu orang tuanya,” terang,” jelas Dwi Nastiti.

Menurutnya, psikologi yang mendampinggi NA menjelang kelahirannya yang kurang  dua minggu ini, kondisi psikologinya jauh lebih baik dari sebelumnya.  Meskipun dalam beberapa hal masih butuh pendamingan, kondisinya sendiri masih dalam kategori anak-anak. “Untuk mengembalikan  psikisnya, kita harus sabar karena pola pikirnya berbeda dengan anak seusianya saat ini,” jelas Dwi Nastiti.as

 

Komentar