Warga Berebut Menukar Uang Pecahan di Bank Jatim Sidoarjo

Terlihat warga antri menukar uang di Bank Jatim Sidoarjo. as

Sidoarjo, Antrian warga yang ingin menukarkan uang baru pecahan untuk keperluan lebaran/Idhul Fitri 1437 H, sangat antusias, bahkan berjubel, berebut tidak mau mengalah. Kondisi tersebut terlihat di halaman Bank Jatim Sidoarjo, pada(23/06/2016) pagi.

            Demi mendapatkan uang pecahan lima ribuan, sepuluh ribuan, dua puluh ribuan hingga lima puluh ribuan, mereka rela antri sejak pagi. Padahal tempat penukaran baru dibuka pada pukul 08.00 hingga 12.00 WIB.

            Kepala Bidang Operasional Bank Jatim Sidoarjo, Subeky menjelaskan kalau penukaran ini dilakukan sejak awal bulan puasa lalu, namun ramainya baru beberapa hari terakhir ini. Sebenarnya untuk mengantisipasi antrian warga, kami juga memberikan tempat penukaran uang di Cabang Pembantu Bank Jatim di Sidoarjo. “Ada 8 tempat Capem yang dibuka secara serentak, tetapi anggarannya dibatasi sampai Rp 150 juta. Kalau di pusat ini kami membatasi per harinya sekitar Rp 650 juta hingga Rp 700 juta,” jelas Subeky.

            Selain membuka penukaran di 8 Capem, untuk mengatasi antrian yang berjubel ini kami memberikan nomor antrian, setelah itu dipanggil satu per satu. Tetapi yang namanya warga, orang banyak sekali kebutuhan dan keperluan masing-masing sehingga ada saja orang yang protes untuk antri. “Jadi mereka jangan kuatir, selama warga sudah memegang nomor antrian, dan waktunya sudah tutup akan diprioritaskan pada besok paginya,” jelasnya.

            Dijelaskan lebih lanjut oleh Subeky, hingga saat ini penukaran uang recehan sudah yang sudah berjalan totalnya mencapai sekitar Rp 11 miliyar. Perkiraan kami hingga penutupan tanggal 4 Juli 2016 nanti, akan mencapai Rp 16 miliyar. “Jadi masih ada kesempatan bagi warga yang ingin menukarkan uang pecahan, dengan syarat membawa KTP, kalau yang nasabah bisa menunjukkan buku tabungan,” pungkas Subeky mengakirin penjelasnnya. as

Komentar