Warga Harus Menunggu Gas In Lebih Lama Lagi

Sidoarjo, Sebanyak 3.850 warga yang menantikan Jaringan Gas (Jargas), untuk Sambungan Rumah (SR) secara gratis bakal gigit jari lagi. Pasalnya, pihak pengelola yakni PT Pertagas Niaga yang sudah memprogramkan bulan Maret-April 2016, hingga sekarang ini belum bisa terlaksana dengan baik.

Manager Stakholder Relation Pertagas Niaga, Ratna Dumila saat dihubungi (7/6) mengaku kalau pihaknya minggu depan baru akan menurunkan kontraktor, untuk melakukan perbaikan-perbaikan jaringan pipa yang mulai rusak. “Harapan kami, dalam waktu tiga bulan lagi sudah selesai. Jadi program gas in sudah bisa dimulai,” harapnya.

Jadi kami sekarang ini masih konsentrasi memperbaiki pipa-pipa jaringan, diduga masih adanya beberapa pipa gas yang perlu diperbaiki, ada beberapa yang mengalami kerusakan yang tidak disengaja. Diantaranya ada yang kena pengerukan sungai, bongkaran rumah warga serta kena aspal pembangunan jalan. “Jadi kami tidak mau gegabah, khususnya pada aspek safety,” pungkas Ratna Dumila.

Sayangnya sebagaian warga juga masih banyak yang trauma, karena beberapa waktu lalu ada bable gas yang muncul hingga sempat membakar dapur rumah warga. Suryanto salah satu warga Desa Kedungbanteng berharap pihak pengelola lebih serius dalam melakukan perbaikan. “Saya berharap sosialisasikan lagi lebih baik, libatkan warga lebih banyak lagi. Mohon dijelaskan lebih detail hingga warga tidak trauma,” harap Suryanto.

Kepala Bidang ESDM Pemkab Sidoarjo, Agus Darsono kalau saat ini di wilayah Sidoarjo sudah tersambung sebanyak 10.350 Jargas. Sebanyak 5.630 sambungan sudah teraliri gas, yakni berada di Desa Ngingas, Wedoro, Tambaksawah dan Medaeng, Kecamatan Waru. Sedangkan jaringan gas yang belum dioperasikan berada di Kecamatan Tanggulangin, tersebar di Desa Kalidawir sebanyak 900 SR  di desa Kalitengah 400 SR, Gempolsari 400 SR, Kludan 400 SR, Ngaban 200 SR dan Kedungbanteng sebanyak 850 SR. “Sisanya, jaringan gas yang berada di Desa Kedungturi, Kecamatan Taman,” jelas Agus Darsono. as

 

Komentar