Warga Pendatang Tidak Jelas Tujuan dan Indentitasnya Akan Disweeping

Suasana layanan di Kantor Dispenduk Capil Sidoarjo yang selalu ramai pemohon. dok,as

Sidoarjo Pos – Warga pendatang yang masuk ke wilayah Sidoarjo apabila tidak mempunya tujuan yang jelas, bahkan tidak mempunyai identitas yang jelas akan dilakukan sweeping. Karena akan memunculan beragam masalah sosial dan kriminalitas di lingkungan sekitarnya.

Menurut Kabid Penyuluhan Dispendukcapil Kabupaten Sidoarjo, Drs. Oscar Basong berharapa kepada pihak desa lebih baik waspada daripada terlambat atau kecolongan. Bila ada warga pendatang tidak jelas tinggalnya, maka desa yang bersangkutan bisa menyuruh mereka untuk pergi saja.

Jika mereka berniat masih mencari kerja, dan yang ditempati memberikan jaminan tidak bermasalah, pihak desa mungkin masih bisa memberikan batas tenggang waktu untuk tinggal sementara. “Tetapi kalau terlalu lama belum dapat kerja, konsekwensinya mereka harus pergi. Pihak desa harus tegas, supaya  mereka tidak menambah beban pengangguran, “ ujar Oscar Basong, Kamis (14/07/2016).

Dengan banyaknya pengannguran, biasanya akan diikuti munculnya beragam masalah. Mulai dari masalah sosial sampai masalah hukum. “Warga pendatang tidak dilarang masuk, asalkan pekerjaan sudah jelas dan tempat tinggal juga jelas, meski sementara waktu mereka masih indekos,” katanya.

Diakui oleh Kabid Kependudukan Dispendukcapil Sidoarjo, Dra, Siti Amanati Mm, kalau sebelum lebaran tahun 2016 ini, jumlah pemohon dari luar kota yang akan masuk ke Sidoarjo cukup banyak. Sehari bisa mencapai 150 orang pemohon. “Kalau dibuat rata-rata seminggu sekitar 700 orang pemohon. Apalagi habis lebaran dan habis kelulusan SMA,SMK tentu  akan semakin banyak yang masuk ke Sidoarjo untuk mencari kerja,” katanya. ak,as

Komentar