Siswa SMK M1TA Berhasil Buat Speaker Bluetooth dan Sensor Keran Air Bersih

Finishing komponen sensor keras sir oleh Puji siswa kelas XII TKJ. asgi

Sidoarjopos-Jelang masa kelulusan, siswa-siswi SMK M1TA (Muhammadiyah 1 Taman) Sidoarjo, khususnya jurusan TKJ (Teknik Komputer dan Jaringan) berhasil membuat sebuah produk untuk tugas akhir sekolah. Yakni telah berhasil menciptakan Speaker Bluetooth dan Sensor Keran Air Bersih.

Proses perakitannya dilakukan selama tiga hari, tepatnya 19 April 2021 hingga  21 April 2021. Dari keseluruhan murid TKJ1 dan TKJ2, yang dibagi menjadi dalam 10 kelompok, 5 kelompok membuat produk speaker bluetooth dan 5 kelompok lagi membuat produk sensor keran air.

Salah satu guru pembimging project  M Deny Setiawan SKom  menjelaskan, sebelum siswa mengerjakan tugasnya,  guru produktif TKJ sudah memberikan bimbingan selama beberapa hari, agar siswa dapat mengerjakan dengan maksimal. “Semuanya telah difasilitasi sekolah, berupa alat dan bahan yang dibutuhkan untuk kelengkapan perakitan produk. agar siswa-siswi dapat lebih mudah dan semangat saat membuat  produknya,” jelasnya.

Proses perakitan komponen dan didampingi oleh Deny selaku guru Produktif TKJ. asgi
Proses perakitan komponen dan didampingi oleh Deny selaku guru Produktif TKJ. asgi

Aditya Dwi Rahman selaku Kepala Jurusan TKJ juga mengatakan kalau semua kebutuhan sudah dipersiapkan. “Untuk semua alat dan bahan sudah kita siapkan, agar para siswa bisa fokus pada pengerjaan projek, utamanya saat praktikum dimulai,”katannya.

Menurutnya, perakitannya tidak bisa dibilang mudah, harus berhati-hati. Mereka kawatir jika terjadi kesalahan hingga membuat bahan tak dapat terpakai lagi. “Oleh sebab itu, mereka mengerjakan dengan sangat hati-hati dan mendengarkan apa yang diperintah guru pembimbing,” jelasnya.

Salah satu kelompok projek akhir dengan alat sensor keran air bersih. asgi
Salah satu kelompok projek akhir dengan alat sensor keran air bersih. asgi

Setelah selesai mengerjakan tugasnya, terdapat kesan yang istimewa dari salah seorang siswi selama proses perakitan produk. Yakni Shabrina Alya Salmalindra yang merupakan siswi kelas XII TKJ 2. “Awalnya saya berespektasi bahwa ini akan sangat sulit, namun setelah proses bimbingan dan ketika hari pengerjaan, Alhamdulillah kerjasama dari tim dan arahan dari guru pembimbing membuat saya dan teman-teman menjadi mudah dalam mengerjakan,” ungkapnya.

Semoga dengan pengerjaan project ini, para siswa jadi semakin hebat dalam mengimplementasikan keahliannya dan menjadi pengalaman yang bisa dimanfaatkan kedepannya. “Terimakasih juga untuk bapak/ibu pembimbing yang telah memberikan bimbingan dan arahan kepada kami selama proses pengerjaan project hingga selesai,”  pungkas Sabrina. asgi

 

Komentar